Selasa, 2009 Juli 07
Kamis, 2009 Juni 25
Cinta (selingan)
Assalamu'alaykum.wr.wb
" Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita,
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan CINTA …
Cinta yang agung ?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya.
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’.
Mencintai … bukanlah bagaimana kamu melupakan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan …
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti …
Bukanlah apa yang kamu lihat,
melainkan apa yang kamu rasakan …
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan,
melainkan bagaimana kamu bertahan …
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati,
dibandingkan menangis tersedu-sedu …
Air mata yang keluar dapat dihapus …
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka
yang tidak akan pernah hilang …
Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang …
Tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kamu tetap menang
hanya karena kamu berbahagia …
dapat mencintai seseorang lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri …
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia …
jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai, melainkan berjuanglah demi cintamu …
Itulah cinta
Hal menyedihkan dalam hidup adalah
ketika kamu bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagimu,
hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tak berarti
dan kamu harus membiarkannya pergi…
Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba…
Jangan pernah menyerah selama kamu merasa masih dapat maju
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
"Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai HARAPAN
walaupun mereka telah DIKECEWAKAN
Kepada mereka yang masih PERCAYA walaupun telah DIKHIANATI
Kepada mereka yang masih ingin MENCINTAI
walaupun mereka telah DISAKITI sebelumnya
dan kepada mereka yang mempunyai KEBERANIAN dan KEYAKINAN
untuk membangun lagi KEPERCAYAAN "
Cinta tidak tumbuh karena alasan keindahan dan kecantikan, sehingga jika tiada keindahan dan kecantikan, tiada pula cinta. Tetapi cinta adalah kesesuaian jiwa dan kecocokan tabiatnya. Jika cinta tumbuh karena kesesuaian, kecocokan dan keserasian, maka cinta itu akan menjadi cinta yang kuat dan kokoh.
Cinta laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Hanya tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, ia akan tumbuh sebagai pendusta, penipu dan lain lainnya hal yang tercela. Tetapi jika ia jatuh ke tanah yang subur, di sana ia akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, dan budi pekerti yang tinggi serta perangai lainnya yg terpuji.
Jangan pernah bermain-main dengan cinta, karena cinta bukan permainan. Cinta adalah anugerah terindah yang dikaruniakan-NYA kepada hamba yang dikehendaki-NYA. Barang siapa yang menjaga cinta, maka cinta pun akan menjaganya. Barang siapa yang melukai, membuat noda dan nista dengan mengatas-namakan cinta, maka dia pun akan terluka dan terhina kehidupannya.
Cinta memang tak kenal warna. Cinta tak kenal baik-buruk. Cinta tak kenal rupa dan pertalian darah. Memang begitulah adanya. Kerana yang mampu mengenal warna dan baik-buruk adalah pelaku-pelaku cinta yang menggunakan akal fikirannya. Sebaliknya cinta juga mampu melahirkan pribadi-pribadi yang mengagumkan. Pribadi yang tak takut kehilangan suatu apa pun walau ia amat cinta pada sesuatu.
Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendeklarasikan cinta diatas koridor yang bersih. Inilah salah satu alasan penting dan mendesak untuk mengkampanyekan cinta dengan wujud yang baru. Cinta yang lahir sebagai bagian dari penyempurnaan status hamba. Cinta yang diberkahi karena taat kepada sang Penguasa. Cinta yang menjaga diri dari penyimpangan, penyelewengan dan perbuatan ingkar terhadap nikmat-NYA.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan atas dasar siapa dia sebelumnya. Kisah silam tak perlu diungkit lagi kiranya kamu mencintainya setulus hati.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak merindu dan cemburu. Cinta sebenarnya tidak buta, cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang membuatnya buta ialah, bila cinta itu menguasai dirimu tanpa pertimbangan.
Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi. Cinta membawa penderitaan tetapi tidak pernah mendendam dan tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta, di situ ada kehidupan.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Cinta merupakan sifat dasar atau fitrah yang ada dalam diri manusia secara murni, yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin menikmati manis dan indahnya cinta dengan cara terhormat lagi mulia, suci, dan penuh dengan rasa taqwa, tentu ia akan mempergunakan perasaan cintanya itu untuk mencapai keinginannya yang suci lagi mulia pula.
" Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita,
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan CINTA …
Cinta yang agung ?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya.
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’.
Mencintai … bukanlah bagaimana kamu melupakan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan …
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti …
Bukanlah apa yang kamu lihat,
melainkan apa yang kamu rasakan …
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan,
melainkan bagaimana kamu bertahan …
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati,
dibandingkan menangis tersedu-sedu …
Air mata yang keluar dapat dihapus …
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka
yang tidak akan pernah hilang …
Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang …
Tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kamu tetap menang
hanya karena kamu berbahagia …
dapat mencintai seseorang lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri …
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia …
jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai, melainkan berjuanglah demi cintamu …
Itulah cinta
Hal menyedihkan dalam hidup adalah
ketika kamu bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagimu,
hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tak berarti
dan kamu harus membiarkannya pergi…
Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba…
Jangan pernah menyerah selama kamu merasa masih dapat maju
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
"Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai HARAPAN
walaupun mereka telah DIKECEWAKAN
Kepada mereka yang masih PERCAYA walaupun telah DIKHIANATI
Kepada mereka yang masih ingin MENCINTAI
walaupun mereka telah DISAKITI sebelumnya
dan kepada mereka yang mempunyai KEBERANIAN dan KEYAKINAN
untuk membangun lagi KEPERCAYAAN "
Cinta tidak tumbuh karena alasan keindahan dan kecantikan, sehingga jika tiada keindahan dan kecantikan, tiada pula cinta. Tetapi cinta adalah kesesuaian jiwa dan kecocokan tabiatnya. Jika cinta tumbuh karena kesesuaian, kecocokan dan keserasian, maka cinta itu akan menjadi cinta yang kuat dan kokoh.
Cinta laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Hanya tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, ia akan tumbuh sebagai pendusta, penipu dan lain lainnya hal yang tercela. Tetapi jika ia jatuh ke tanah yang subur, di sana ia akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, dan budi pekerti yang tinggi serta perangai lainnya yg terpuji.
Jangan pernah bermain-main dengan cinta, karena cinta bukan permainan. Cinta adalah anugerah terindah yang dikaruniakan-NYA kepada hamba yang dikehendaki-NYA. Barang siapa yang menjaga cinta, maka cinta pun akan menjaganya. Barang siapa yang melukai, membuat noda dan nista dengan mengatas-namakan cinta, maka dia pun akan terluka dan terhina kehidupannya.
Cinta memang tak kenal warna. Cinta tak kenal baik-buruk. Cinta tak kenal rupa dan pertalian darah. Memang begitulah adanya. Kerana yang mampu mengenal warna dan baik-buruk adalah pelaku-pelaku cinta yang menggunakan akal fikirannya. Sebaliknya cinta juga mampu melahirkan pribadi-pribadi yang mengagumkan. Pribadi yang tak takut kehilangan suatu apa pun walau ia amat cinta pada sesuatu.
Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendeklarasikan cinta diatas koridor yang bersih. Inilah salah satu alasan penting dan mendesak untuk mengkampanyekan cinta dengan wujud yang baru. Cinta yang lahir sebagai bagian dari penyempurnaan status hamba. Cinta yang diberkahi karena taat kepada sang Penguasa. Cinta yang menjaga diri dari penyimpangan, penyelewengan dan perbuatan ingkar terhadap nikmat-NYA.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan atas dasar siapa dia sebelumnya. Kisah silam tak perlu diungkit lagi kiranya kamu mencintainya setulus hati.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak merindu dan cemburu. Cinta sebenarnya tidak buta, cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang membuatnya buta ialah, bila cinta itu menguasai dirimu tanpa pertimbangan.
Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi. Cinta membawa penderitaan tetapi tidak pernah mendendam dan tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta, di situ ada kehidupan.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Cinta merupakan sifat dasar atau fitrah yang ada dalam diri manusia secara murni, yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin menikmati manis dan indahnya cinta dengan cara terhormat lagi mulia, suci, dan penuh dengan rasa taqwa, tentu ia akan mempergunakan perasaan cintanya itu untuk mencapai keinginannya yang suci lagi mulia pula.
******************************************************************************************************
Berbahagialah bagi mereka yang telah mengikat cinta dibawah naungan Allah swt, sang Maha Pecinta dengan menikah. Berbahagialah kepada mereka yang telah dijatuhkan taqdir masing-masing pasangan terhadapnya, dijawab do'a-do'a dalam penantiannya, dan berbahagialah bagi mereka yang telah menemukan kepingan puzzle yang dicarinya, Menghimpun Yang Terserak memberikan renungan bahwa pernikahan adalah menyatukan keping-keping kehidupan masing-masing dan menghimpunnya menjadi mozaik yang indah.
Pada dasarnya, cinta adalah fitrah manusia. namun butuh pondasi kuat untuk memagarnya agar terhindar dari guncangan-guncangan iman yang menyesatkan pada kemaksiyatan. Maka, bagi para sahabat yang sedang mencinta, jadikan Allah swt cinta diatas segalanya. maka kelak akan kau temukan makna cinta yang sebenarnya.
Barakallahu fiik
wassalamu'alaykum.wr.wb
Calon_akhwat
terimakasih kepada Ust. Fathur Rahman, kang Jaykuza dan Abu Silmi.
Minggu, 2009 Juni 21
Assalamu'alaykum.wr.wb.
"Alhamdulillah akhirnya saya bisa meng-up-date materi di Blog ini lagi :)
Materi yang akan Saya tuliskan kali ini adalah materi tentang Al Wala wa Al Bara'. Disampaikan secara singkat dan dengan bahasa yang mudah dimengerti (sesuai dengan kemampuan Saya :) )
Apa gerangan? Yuk mari sama-sama disimak."
Al-Wala adalah kesetiaan atau biasa disebut juga dengan loyalitas. Dalam materi ini, kesetiaan yang dimaksud adalah kesetian yang merujuk kepada Allah swt. Sedangkan Al- Bara memiliki makna berlepas diri dari segala hal tselain Allah swt, yang dapat melalaikan manusia.
Kenapa harus Ber Wala dan Bara?
Alasannya simple, sebenarnya, karena Wala dan Bara adalah bentuk pelaksanaan yang terkait dengan pemahaman kalimat Syahadat setiap muslim. Saat seorang yang mengaku Islam mengucapkan kata "laa Ilah", berarti secara langsung ia telah siap untuk berlepas diri dari segala Ilah yang ada.
Ilah disini bisa diartikan berbagai hal, antara lain : tuhan baik berupa sembahan maupun tidak, kekayaan, anak-anak, isteri, suami, pekerjaan, dll yang dapat membuat diri lalai kepada Allah swt. Sedangkan saat pengucapan "Illa Allah", berarti ia siap untuk terus setia kepada Allah.
Berikut ini adalah ruang lingkup Al-Bara dan Al Wala
QS. Al-Mumtahannah : 4
"4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[1470]: "Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali."
[1470] Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir (Lihat surat An Nisa ayat 48)."
[1470] Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir (Lihat surat An Nisa ayat 48)."
Dari ayat diatas, terdapat disimpulkan bahwa, sikap yang menunjukkan Al Bara' adalah;
- Pengingkaran terhadap kekafiran
- Memusuhi (baik secara fisik dengan cara berpindah tempat ataupun secara hati dengan cara tidak berakrab-akrab)
- Membenci hal-hal yang berkaitan, secara temporary sampai hal tersebut kembali kepada syari'at Allah swt.
- dan terakhir yaitu Memutuskan hubungan.
Sedangkan perwujudan sikap Al-Wala adalah
- Ta'at
- Memiliki rasa pembelaan terhadap yang Haq
- Dekat dan mencintai Allah swt
Nah dari penjelasan sederhana diatas, InsyaAllah kita dapat menyadari begitu sakralnya kalimat syahadat bagi setiap Muslim. Cukup berat memang, tapi wajib untuk dilaksanakan.
Kamis, 2009 Juni 11
Kutipan tentang Do'a
assalamu'alaykum.wr.wb
Bismillahi Arrahmaani Arrahiim
"Doa dan ikhtiar keduanya sama-sama mulia. Namun doa hendaknya ditempatkan di awal, di tengah dan di akhir ikhtiar, karena doa adalah wujud keyakinan kita akan pendampingan Allah terhadap langkah-langkah kita.
Doa di awal ikhtiar ’memastikan’ bahwa langkah yang kita ambil tidak keliru. Doa di awal memberikan petunjuk, ilham, terhadap langkah atau ikhtiar yang hendak kita lakukan.
Doa di tengah ikhtiar menambah keyakinan kita bahwa ikhtiar kita akan berhasil karena mendapatkan pertolongan dari Allah. Sekaligus memberikan kita kesiapan terhadap apapun hasil yang akan Allah berikan.
Doa di akhir ikhtiar mengingatkan kita, jika gagal, bahwa Allah lebih tahu yang terbaik untuk kita. Namun jika berhasil, akan menjaga kita dari sikap ghurur, merasa besar, merasa hebat, merasa sukses akibat kehebatan kita sendiri."
Doa di awal ikhtiar ’memastikan’ bahwa langkah yang kita ambil tidak keliru. Doa di awal memberikan petunjuk, ilham, terhadap langkah atau ikhtiar yang hendak kita lakukan.
Doa di tengah ikhtiar menambah keyakinan kita bahwa ikhtiar kita akan berhasil karena mendapatkan pertolongan dari Allah. Sekaligus memberikan kita kesiapan terhadap apapun hasil yang akan Allah berikan.
Doa di akhir ikhtiar mengingatkan kita, jika gagal, bahwa Allah lebih tahu yang terbaik untuk kita. Namun jika berhasil, akan menjaga kita dari sikap ghurur, merasa besar, merasa hebat, merasa sukses akibat kehebatan kita sendiri."
"Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi.
(HR. Abu Ya'la)"
"Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)"
”Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)"
”Tidak ada sesuatu pun di sisi Allah subhanahu wata’ala yang lebih mulia daripada doa.” (Hadits ini shahih, diriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)"
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Al-Baqarah: 45)"
“Dari Abi Darda` bahwa nabi SAW bersabda,"Siapa yang berwudhu` dan menyempurnakannya lalu shalat dua rakaat secara sempurna, maka Allah akan memberinya apa yang dia minta baik cepat maupun lambat". (HR. Ahmad dengan sanad Shahih)"
Diambil dari artikel :Pesona Do'a Tidak Akan Pudar
terimakasih untuk Mas Vian :)
wassalamu'alaykum.wr.wb
Langgan:
Entri (Atom)


